Untuk memudahkan pembaca dalam menelusuri website kami, silahkan kunjungi Muqoddimah

Pengertian dan Dalil Iman Kepada Malaikat

Rukun Iman Kedua: Iman Kepada Malaikat-Malaikat Alloh SWT
Rukun Iman Kedua: Iman Kepada Malaikat-Malaikat Alloh

Malaikat adalah makhluk yang telah Allah ciptakan dari cahaya, yang mereka itu ta’at kepada Allah secara sempurna. Allah berfirman tentang mereka,
وَلَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ عِندَهُ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ
“Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih.” (al Anbiyaa’: 19)

Jumlah mereka tidak terbatas, tidak ada yang bisa menghitungnya kecuali Allah. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa ketika Nabi dimi’rajkan, diperlihatkan kepadanya Baitul Makmur yang setiap harinya ada 70 ribu malaikat yang shalat didalamnya dan saat mereka keluar tidak kembali lagi kedalamnya [HR Bukhari dan Muslim dari sahabat Anas bin Malik ra].

Pengertian iman kepada malaikat merupakan bagian dari enam rukun iman dalam Islam. Rukun iman merupakan pilar keimanan yang harus dimiliki seorang Muslim. Keenam rukun iman ini harus diamalkan setiap Muslim.

Pengertian iman kepada malaikat berada pada rukun iman yang ke dua. Rukun ini berisi bagaimana Muslim mengimani adanya malaikat sebagai makhluk ciptaan Allah SWT. Pengertian iman kepada malaikat wajib dipahami semua umat Islam.

Pengertian iman kepada malaikat juga sudah banyak dijelaskan dalam Al Qur'an dan Hadis. Dengan memahami pengertian iman kepada malaikat, kamu akan menyadari bahwa di dunia ini ada makhluk ciptaan Allah yang selalu taat kepada-Nya.

Pengertian iman kepada malaikat juga harus diamalkan setiap hari. Berikut Pengertian iman kepada malaikat.

Pengertian Iman Kepada Malaikat

Pengertian iman kepada malaikat adalah mengimani keberadaan malaikat sebagai makhluk ciptaan Allah SWT. Pengertian iman kepada malaikat juga berarti mengimani tugas dan amalan yang diberikan Allah pada malaikat.

Malaikat adalah bentuk jamak dari kata malakun yang artinya pengutusan. Dalam Islam disebutkan bahwa malaikat diciptakan dari cahaya. Malikat merupakan ciptaan Allah SWT yang tidak memiliki keistimewaan rububiyah dan uluhiyah. Meski begitu Allah menciptakan malaikat untuk selalu taat kepada-Nya. Malaikat adalah satu-satunya mahluk yang paling yang taat kepada Allah.

Pengertian iman kepada malaikat adalah meyakini jika malaikat itu ada yang senantiasa mengawasi perbuatan baik dan buruk setiap manusia.

10 Malaikat dan Tugasnya

Orang islam wajib mengimani 10 malaikat dan tugasnya yaitu:
  1. Malaikat Jibril - bertugas menyampaikan wahyu Allah, memenuhi dan menahan hajat orang yang berdoa.
  2. Malaikat Mikail - bertugas membagikan rizki, mengatur hujan, angin dan tanaman.
  3. Malaikat Israfil - bertugas meniup terompet sangkakala di hari kiamat dan hari kebangkitan.
  4. Malaikat Izrail - bertugas emncabut nyawa manusia.
  5. Malaikat Raqid - bertugas mencatat amal baik manusia.
  6. Malaikat Atid - bertugas mencatat amal buruk manusia.
  7. Malaikat Munkar - bertugas memberikan pertanyaan di alam kubur.
  8. Malaikat Nakir - bertugas memberikan pertanyaan di alam kubur.
  9. Malaikat Malik - bertugas menjaga neraka.
  10. Malaikat Ridwan - bertugas menjaga surga.

Ayat tentang iman kepada malaikat

Iman kepada malaikat tertulis jelas dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 285.
“Rasul telah beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian juga orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya….”

Allah berfirman :
“barangsiapa yang kafir kepada Allaf, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya rasul-rasul-Nya dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.” (QS. An-Nisa’: 136).

Allah telah berfirman dalam surat Al-Anbiya’ ayat 19-20 yang artinya,
“Para malaikat yang ada di sisi-Nya, mereka tidak angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.”

Sifat-sifat malaikat

Selain memahami pengertian iman kepada malaikat, penting juga mengetahui sifat-sifat malaikat. Berikut sifat-sifat malaikat, dirangkum Liputan6.com dari Dream:

1. Diciptakan dari cahaya

Seperti hadis dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi Saw. bersabda:
“Malaikat diciptakan dari cahaya, dan jin diciptakan dari nyala api…” (HR. Muslim).

2. Selalu taat pada Allah

Hal ini sesuai firman Allah dalam surat At-Tahrim ayat 6,
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

3. Memiliki sayap

Inisesuai dengan firman Allah Swt. surat Al-Fathir ayat 1,
“Segalap puji bagi Allah Pencipta Langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-nya.”

4. Bukan pria dan bukan wanita

Sifat keempat, malaikat bukanlah pria dan juga bukan wanita. Malaikat adalah suatu hal yang gaib, mereka tidak bisa dianalogikan dengan sesuatu yang Nampak oleh indera manusia. Allah mencela sikap orang-orang musyrikin yang menganggap malaikat sebagai mahluk dengan jenis kelamin perempuan.

Allah berfirman dalam Surat Ash-Shaffat ayat 149-150,
“Tanyakanlah (ya Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Makkah), apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak-anak laki-laki. Atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikannya?”

5. Tidak makan dan tidak minum

Diceritakan kisah Nabi Ibrahim dalam Al-Quran, bahwa suatu ketika ia didatangi seorang tamu. Nabi Ibrahim menyuguhi tamunya daengan hidangan daging sapi.

Akan tetapi saat dipersilahkan tamunya tersebut tidak mau makan. Maka Nabi Ibrahim segera menyadari bahwa tamunya itu bukanlah manusia, melainkan malaikat. Kisah tersebut tertuang di dalam Al-Quran Surat Adz-Dzariyat ayat 24 hingga 28.

6. Tidak bosan menjalankan perintah Allah

Sifat keenam malaikat yaitu tidak bosan menjalankan perintah. Allah berfirman dalam surat Al-Anbiya’ ayat 20,
“Mereka (para malaikat) selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.”

Selain itu juga ditemukan dalam Al-Quran surat Fushilat ayat 38,
“Jika mereka (orang kafir) menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu-jemu.”

Unsur Iman Kepada Malaikat

Iman kepada malaikat meliputi :

Iman Terhadap Keberadaan Malaikat

Iman terhadap nama-nama mereka yang diketahui seperti Jibril, Mikail dan lainnya. Yang tidak diketahui namanya kita imani secara ijmal/global.

Iman Terhadap Sifat Malaikat

Iman terhadap sifat-sifat mereka yang kita ketahui. Seperti sifat malaikat Jibril yang memiliki 600 sayap yang mampu menutupi ufuk. Mengimani bahwa dengan izin Allah mereka dapat menjelma dalam bentuk yang lainnya, seperti Jibril yang berubah menjadi seorang laki-laki yang bertanya pada rasulullah tentang islam, iman, dan ihsan [HR Muslim dari Umar bin Khatab ra].

Iman Terhadap Tugas Malaikat

Iman terhadap pekerjaan/tugas yang mereka emban yang kita ketahui. Seperti Jibril sebagai penyampai wahyu, Mikail yang menurunkan hujan, Israafil yang meniup sangkakala di hari kiamat kelak, Malaikat Maut yang mencabut nyawa, Malik penjaga neraka, dua malaikat yang mencatat amal manusia dan lainnya.

Baca juga :

Posting Komentar

© ATTARIH. All rights reserved. Developed by elzeno